Terhubung dengan kami
Kalian Suka Ileran? Mungkin Ini Penyebabnya Kalian Suka Ileran? Mungkin Ini Penyebabnya

Health

Kalian Suka Ileran? Mungkin Ini Penyebabnya

diterbitkan

pada

Bagikan Artikel Ini?
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on Google+
Google+

Willyodeng.com – Tiap tiap orang punya gaya tidurnya masing-masing, misalnya gaya telentang, tengkurep, menyamping, kayang, dan lain-lain. Tapi, mau gaya tidurnya kaya apapun,  gak sedikit dari mereka yang sama-sama mengeluarkan saliva berlebih dari dalam mulut atau disebut dengan kebiasaan ngiler.


Selain dikarenakan mereka gak rajin menggosok gigi sebelum tidur malam. Ternyata ada beberapa faktor lain lagi yang menyebabkan kita dengan kaya ranya bikin pulau sendiri di bantal nih. Dilansir dari Black Doctor, ini dia penyebabnya

Perut Tertekan

Kalian Suka Ileran? Mungkin Ini Penyebabnya

Orang yang sering tidur dengan posisi perut tertekan alas tidur cenderung ileran, Feedies. Hal ini terjadi karena mulut seringkali terbuka dan itu bikin si saliva keluar dengan sendirinya. Sedangkan orang yang tidur dengan punggungnya akan menelan lender tersebut secara natural. Mulut yang sering terbuka saat tidur bakal menyebabkan rongga mulut berkurang sampai mulut cepet kering dan lebih mudah ileran.

Alergi

Alergi juga bisa bikin orang ileran saat tidur. Salah satunya karena alergi rhinitis. Penyakit ini sendiri merupakan gejala yang terjadi begitu tubuh terkena alergen tertentu. Alergen adalah zat yang gak berbahaya, seperti rumput, debu dan serbuk sari, yang menimbulkan reaksi alergi. Bahkan, alergi pada makanan tertentu juga bisa jadi pemicu seseorang tidur ileran, lho.

Mengidap GERD

Kalian Suka Ileran? Mungkin Ini PenyebabnyaSeseorang penderita Gastroesophageal reflux disease atau GERD yang membuat dada rasanya seperti terbakar juga menjadi faktor seseorang ngiler saat tertidur. Menurut para ilmuwan refluks asam bakal bikin asam lambung untuk merangsang kerongkongan. Efek sampingnya berujung pada keluarnya air liur secara berlebihan.

Para ilmuwan percaya kalo refluks asam menyebabkan asam lambung untuk merangsang kerongkongan. Sebagai hasilnya, refleks esophagosalivary terlalu terangsang hingga menyebabkan produksi air liur berlebihan.

BACA JUGA:  Ini Dia 4 Fakta Tidur, Ternyata Otak Nggak Pernah Tidur!

Infeksi Saluran Pernapasan

Mereka yang mengalami infeksi saluran pernapasan bagian atas biasanya juga masalah dengan pernapasan dan menelan, yang menyebabkan akumulasi air liur. Begitupun saat flu, mereka bakal lebih sering bernapas dengan mulut yang dampaknya akan mengeluarkan saliva secara berlebihan saat tidur.

Stroke

Para penderita strokecerebral palsy, hingga parkinson berisiko mengalami ngiler juga saat tidur. Ini dikarenakan gak adanya koordinasi yang terstruktur antara otak dan saraf-saraf yang mengatur rahang.

Keracunan Merkuri

Keracunan merkuri juga bisa lho menyebabkan kondisi yang disebut sebagai hipersalivasi. Hipersalivasi adalah gangguan yang menyebabkan produksi air liur seseorang menjadi berlebihan. Akibatnya, orang yang keracunan merkuri akan lebih rentan ngiler saat tidur ketimbang orang yang gak mengalami hal serupa.

Nah dicek deh kamu udah sampe tahap mana ilerannya, Odengers?

Advertisement

TRENDING