UNBK Dulu Disebut Ujian Penghabisan, Cek Nama Jadul Ujian Lainnya

UNBK Dulu Disebut Ujian Penghabisan, Cek Nama Jadul Ujian Lainnya

“Odengers tahu nggak kalau dulu yang namanya Ujian Nasional itu sempet disebut dengan nama Ujian Penghabisan? Simak deh nama-nama ujian nasional di Indonesia dari masa ke masa ini!”

Minggu ini anak-anak kelas 3 SMA di seluruh Indonesia akhirnya berhadapan dengan ujian terpenting dalam hidup mereka, apalagi kalau bukan Ujian Nasional. Ujian Nasional alias UN sejak lama udah jadi momok buat para anak kelas 3, apalagi jaman-jaman UN masih mutlak menentukan si siswa itu lulus atau nggak.



Odengers pasti nyadar deh kalau nama dan konsep Ujian Nasional itu selalu ganti tiap beberapa tahun sekali. Nah, di artikel ini Odeng mau ngebeberin nih semua perubahan nama Ujian Nasional dari jaman Presiden Soekarno dulu, simak deh!

Ujian Penghabisan, 1950 – 1960an

Namanya dramatis abis ye? Ujian Penghabisan adalah nama ujian nasional di awal-awal kemerdekaan Indonesia. Nggak kayak ujian jaman now yang pake soal pilihan ganda, Ujian Penghabisan soalnya esai semua! Terus, ujiannya bukan cuma tiga atau enam mata pelajaran doang, melainkan semua mata pelajaran! Hasil ujiannya pun diperiksa di pusat. Dijamin capek plus puyeng dah tuh ngerjainnya.



Ujian Negara, 1965 – 1972

Konsep Ujian Negara kurang lebih mirip-mirip dengan konsep UN saat ini, pengelolaan ujian ini sepenuhnya dipegang oleh pemerintah. Jadi mulai dari soal ujian sampai jadwal ujian ditentukan dari Jakarta. Soal ujiannya pun sama di seluruh Indonesia, yang diujikan juga masih semua mata pelajaran, persis seperti Ujian Penghabisan.

BACA JUGA:  Mainan Ala Anak 90-an Pas Ngabuburit, Pernah Main? Fix Ente Tua!

Ujian Sekolah, 1972 – 1979

Nah, masuk ke era Orde Baru, peraturan dan nama ujian akhir SMA ini berubah lagi. Kali ini namanya berubah jadi Ujian Sekolah. Sesuai dengan namanya, sekarang sekolahlah yang “berkuasa” atas ujian akhir para siswanya, termasuk pembuatan soal dan penilaian. Pemerintah pusat cuma bikin peraturan umumnya aja.

EBTANAS, 1980 – 2002

EBTANAS alias Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional berlangsung dari 1980 sampai 2002. Di era ini, sebenarnya ada dua ujian akhir yang dihadapi para siswa, EBTANAS dan EBTA. Bedanya adalah EBTANAS menguji mata pelajaran matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Nah, mata pelajaran sisanya diuji di EBTA. Kelulusan siswa nanti ditentukan dari kombinasi hasil kedua ujian tersebut plus nilai harian.

Ujian Akhir Nasional, 2001 – 2004

Nah, ujian yang satu ini Willy berani taruhan di antara Odengers pasti ada yang pernah ikutan. Di era ini, ujian akhir kembali dipegang oleh pemerintah pusat. UAN ini jugalah awal mula ujian akhir jadi ujian sakti karena kelulusan siswa ditentukan dari dia lulus UAN atau nggak.

Ujian Nasional, 2005 – 2013

Di masa ini, UAN yang berubah nama jadi UN jadi momok yang makin menakutkan buat para siswa. Pasalnya, nilai rata-rata minimal kelulusan tiap tahun selalu naik. Mulai dari 4,25, 4,50, sampai terakhir 5,50 di tahun 2013. Nggak cuma nilai rata-rata minimal yang berubah-ubah, tapi jumlah mata pelajaran yang diujikan juga. Tahun 2005-2007 cuma menguji tiga pelajaran, sementara di tahun 2008 berubah lagi jadi enam pelajaran! Gimana nggak stres coba, huft.

Ujian Nasional Berbasis Komputer, 2014 – sekarang

Nah, pemerintah pusat mulai menguji coba penerapan Ujian Nasional Berbasis Komputer di tahun 2014 di beberapa sekolah yang dianggap udah memenuhi kriteria. Sesuai dengan namanya, para siswa ngerjainnya di komputer. Tapi ada juga sekolah-sekolah yang masih menerapkan ujian di kertas. Terus di tahun 2017 kemarin, pemerintah mengurangi jumlah pelajaran yang diuji dari enam jadi empat pelajaran aja.

BACA JUGA:  Punya Filosofi Unik, Ini Asal Usul Nama Instagram

Nah, itulah nama-nama Ujian Nasional dari masa ke masa, Odengers! Kalian pernah ikut yang mana nih? Ceritain di komen ya!